Jagung Hibrida BISI 18, jenis jagung untuk peningkatan hasil produksi




ilustrasi hibrida bisi 18
Sejak ditemukan dan dikeluarkan oleh PT Bisi Intenational Tbk, varietas benih jagung baru yang diberi nama Jagung Super Hibrida BISI 18. Jagung hibrida silang tunggal (single cross), yang diperuntukkan dan tanaman dataran rendah hingga dataran tinggi sampai ketinggian 1.000 meter diatas permukaan laut ini menjadi idola di masyarakat.
Dengan pertumbuhan dan vigor tanaman yang kuat menjadi keunggulan tersendiri dari jagung Super Hibrida BISI-18 ini. Keunggulan dan kelebihan ini menjadikan jagung Super hibrida BISI-18 menyenangkan dan menimbulkan optimisme dengan hasil panen yang tinggi bagi para petani.

Tidak berbeda dengan varietes lain dengan ciri-ciri penampakan batang yang kuat dan kokoh dan daun berwarna hijau kehitaman dan tinggi sekira 240 cm. Tidak hanya sampai disitu, berbeda dengan jagung biasa lainnya, Jagung super hibrida BISI-18 tahan terhadap penyakit karat daun atau Puccinia sorghi dan hawar daun atau Helminthosporium maydis.
Demikianpun pada saat jagung jenis ini sudah mulai berbunga atau tumbuh rambut pada umur 57 hari jika berada di dataran rendah sedangkan jika ditanam di dataran tinggi Jagung Super Hibrida BISI 18 ini mulai berbunga pada umur 70 hari.

Tujuan penanam jagung jenis ini adalah untuk peningkatan hasil prosuksi, karena jangung jenis ini memiliki tongkol yang relatif sama besar untuk setiap tanaman jagung yang ditanam atau seragam untuk setiap batangnya. Inilah yang menjadi kelebihan lain dan penyebab jagung ini banyak disukai petani kita.

Jagung super hibrida BISI-18 mempunyai klobot yang menutupi tongkol dengan baik. Klobot yang menutupi tongkol jagung dengan baik bermanfaat untuk menghindari tetesan air hujan yang masuk ke dalam tongkol jagung yang dapat menyebabkan tumbuhnya jamur pada biji jagung. Sehingga jagung ini bisa ditanam pada musim hujan maupun kemarau.

Keunggulan lain dari jagung super hibrida BISI-18 adalah biji jagungnya terisi penuh sampai ujung. Tingkat pengisian pucuk tongkolnya bisa mencapai 97%. Kondisi yang fantastis dan semakin meyakinkan.

Bentuk biji termasuk dalam tipe biji semi mutiara, dengan warna biji oranye kekuningan mengkilap.  Jumlah barisan biji dalam satu tongkol antara 14-16 baris. Termasuk tipe tongkol yang besar.

Potensi hasil panen jagung super hibrida BISI-18 mencapai 12 ton per hektar pipilan kering.  Sedangkan rata-rata adalah sekitar 9,1 ton per hektar pipilan kering. Bobot 1.000 butir biji jagung super hibrida BISI-18 (diukur dalam kondisi Kadar Air 15%) adalah sekitar 303 gram.

Keunggulan utama jagung super hibrida BISI-18 adalah kadar rendemen tongkol yang cukup tinggi, mencapai sekitar 83%. Hal ini disebabkan karena biji jagung yang ramping nancap lebih dalam dan bentuk janggelnya yang sangat kecil. Keistimewaan ini sangat menguntungkan karena prosentase jumlah biji yang didapatkan per satuan luas semakin tinggi dan produksi semakin tinggi.

Jagung super hibrida BISI-18 bisa dipanen saat masak fisiologis yaitu umur  sekitar 100 hari pada dataran rendah sedangkan pada dataran tinggi saat umur sekitar 125 hari.
Jagung Hibrida BISI 18, jenis jagung untuk peningkatan hasil produksi Jagung Hibrida BISI 18, jenis jagung untuk peningkatan hasil produksi Reviewed by Alfatih on Juli 26, 2016 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.